Anak Megawati Ciptakan Lagu 'Pengkhianat', PDIP: Ada Dialektikanya

Anak Megawati Ciptakan Lagu 'Pengkhianat', PDIP: Ada Dialektikanya

Bagus Prihantoro Nugroho - detikNews
Senin, 15 Jun 2015 01:12 WIB
Anak Megawati Ciptakan Lagu Pengkhianat, PDIP: Ada Dialektikanya
Jakarta - Putra dari Ketum PDIP Megawati Soekarnoputri, Prananda Prabowo menciptakan lagu berjudul 'Pengkhianat'. Lirik lagu tersebut pun dimuat dalam situ megawati.org dan video klipnya telah diunggah di situs YouTube.

Adakah makna tersirat di balik lagu 'Pengkhianat'?

"Setiap lagu pasti ada dialektikanya sendiri. Seperti misalnya kalau orang menciptakan lagu cinta, apakah berarti dia sedang kasmaran? Kalau Mas Nanan (sapaan Prananda) membuat lagu bertema seperti itu, apa berarti sedang benci?" kata Sekjen PDIP Hasto Kristiyanto di Hotel Borobudur, Jakarta Pusat, Minggu (14/6/2015).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Hasto mengaku tahu tentang grup musik yang digawangi Prananda. Grup musik yang mengusung nama 'Rodinda' itu memang beraliran musik-musik keras.

"Mas Nanan memang banyak menciptakan lagu. Diantaranya adalah 'Aku Melihat Indonesia' dan 'Dedication of Life'. Banyak sekali," ujar Hasto kemudian.

Berikut merupakan lirik lagu tersebut yang dimuat di situs megawati.org:

Telah kuserahkan seluruh jiwaku
Untuk menjadi nafas dalam derap langkah perjuanganmu
Dasar kau.. Pengkhianat

Sangkakala pertarungan
Kau tiupkan di wajahku
Kau pikir karena kuasamu
Mati langkahku kau buat

Janjimu tipu muslihat
Senyummu bulus membius
Cukup sampai di sini lukaku dendamnya kurawat
Tapi sisa waktu kesumatku

Dasar kau pengkhianat
Pengkhianat berwajah santun
Dasar kau pengkhianat
Lihat kuburmu adalah tempatmu

Tempus Abire Tibi Est (Kamu Sudah Saatnya Pergi)
Tempus Abire Tibi Est (Kamu Sudah Saatnya Pergi)
Tempus Abire Tibi Est (Kamu Sudah Saatnya Pergi)

Waktumu sudah habis
Manusia tak punya malu

Janjimu tipu muslihat
Senyummu bulus membius
Cukup sampai di sini lukaku dendamnya kurawat
Tapi sisa waktu kesumatmu

Dasar kau pengkhianat
Pengkhianat berwajah santun
Dasar kau pengkhianat
Lihat kuburmu adalah tempatmu

Tempus Abire Tibi Est (Kamu Sudah Saatnya Pergi)
Tempus Abire Tibi Est (Kamu Sudah Saatnya Pergi)
Tempus Abire Tibi Est (Kamu Sudah Saatnya Pergi)

Waktumu sudah habis
Manusia tak punya malu
Tunggu saatnya kan tiba
Pastilah akan tiba
Tiba masa buat perhitungan
Membalas pengkhianatan ini (bpn/imk)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads