Sopir dan Pemilik Angkot Segel Kantor Ikabe Bukittinggi

Sopir dan Pemilik Angkot Segel Kantor Ikabe Bukittinggi

- detikNews
Sabtu, 19 Feb 2005 13:20 WIB
Padang - Aktivitas kantor Ikatan Keluarga Bermotor (Ikabe) Cabang Bukittinggi, Sumbar lumpuh sejak Jumat, (18/2/2005), kemarin, akibat disegel sekelompok sopir dan pemilik angkot di kota tersebut.Diduga, penyegelan dilakukan karena jago mereka, mantan ketua Ikabe Cabang Bukittinggi Periode 2000-2005, Asril Manza, gagal terpilih kembali pada Musyawarah Cabang (Muscab) Ikabe beberapa waktu lalu.Miswandi, sumber detikcom di Bukittinggi yang juga bertugas sebagai penjaga kantor organisasi itu, mengatakan, kelompok sopir dan pemilik angkot tersebut memberi tambahan gembok dan memaku beberapa potong papan secara menyilang di depan pintu kantor. "Mereka juga memasang spanduk protesnya di sana," ujar Miswandi ketika dihubungi detikcom, Sabtu, (19/2/2005).Sementara itu, ketua Ikabe Cabang Bukittinggi periode 2005-2010 Yulius Zaman, mengaku menyesalkan kejadian tersebut. Ia menduga, aksi tersebut didalangi oleh beberapa orang oknum pengurus Ikabe periode sebelumnya. "Mereka takut laporan keuangan di masa kepengurusannya akan diaudit oleh akuntan publik. Sebelumnya, selama tiga periode kepengurusan Ikabe, audit keuangan hanya dilakukan oleh ketua, bendahara dan pengawas umum saja," ujarnya. Yulius menduga beberapa oknum pengurus Ikabe periode sebelumnya itu telah membocorkan keuangan organisasi. Sehingga ketika akan diaudit oleh pihak luar, mereka merasa berat untuk mempertanggungjawabkannya. "Saya pikir itulah sebabnya mereka berambisi untuk kembali duduk sebagai pengurus agar kedoknya tidak terbongkar. Jadi, persoalannya bukan karena Muscab lalu tidak menampung aspirasi semua anggota," kata Yulius. (umi/)


Berita Terkait