Dia percaya dengan kualitas para santri lulusan pondok pesantren.
"Tidak usah khawatir. Beruntung dapat pendidikan bagi saya dua jempol. Saya juga yakin lulus pesantren setingkat SMP, lulus SMA sangat bisa bersaing," kata Zulkifli di Pondok Pesantren Darul Huffaz, Jl Raya Bernung, Pesawaran, Bandar Lampung, Minggu (14/62015).
Dia memberikan semangat bagi para santri yang sebagian besar anak yatim. Menurutnya, bekal pendidikan pondok pesantren memiliki pelajaran yang tak kehilangan akal budi dan pekerti.
Harapannya, ke depan ada lulusan ponpes yang berhasil dan bisa membantu pembangunan di Lampung.
"Alhamdulillah, saya sendiri merasa nyaman, tenang. Saya yakin ponpes bisa melahirkan generasi baru dari pondok yang kita cintai ini," sebutnya.
Dalam kunjungan ke Ponpes ini, Zulkifli sempat mendengar ceraman dari salah seorang santri bernama Fatahillah (15). Santri itu memberikan pesan pentingnya tidak meninggalkan ibadah salat di mana pun.
Apalagi beberapa hari lagi akan memasuki Ramadan yang harus dibarengi Salat serta berpuasa.
Setelah mendengar ceramah, Zulkifli diberikan kesempatan untuk memberikan pernyataan. Ia mengapresiasi bakat Fatahillah yang bisa menjai da'i. Bahkan, ia mengklaim siap membantu biaya pendidikan Fatahillah setelah lulus dengan mencari beasiswa.
"Jika memang itu, saya siap jika diminta untuk membantu biaya pendidikan dengan beasiswa-beasiswa yang ada," sebutnya.
(hat/rvk)











































