"Begini ya. Kita itu jangan ribut-tibut lagi soal-soal yang sudah kita sepakat. Jangan mau puasa ramai lagi, jangan mau seperti itu," kata Zulkifli di Pondok Pesantren Darul Huffaz, Jl Raya Bernung, Pesawaran, Bandar Lampung, Minggu (14/62015).
Secara prinsip, dia juga tak setuju jika rumah makan dilarang beroperasional saat siang hari selama Ramadan. Pasalnya, masyarakat Indonesia adalah heterogen yang memiliki kemajemukan agama dan suku.
"Kita ini Bhinneka Tunggal Ika. Saling menghormati, saling menghargai, itu sesuai UUD 1945. Itu pegangannnya. Kita sudah sepakat. Yang tidak puasa hormati yang puasa. Sebaliknya begitu," ujar politikus PAN itu.
(hat/ndr)











































