Penyandera Kru MetroTV Belum Respons Pidato SBY

Penyandera Kru MetroTV Belum Respons Pidato SBY

- detikNews
Sabtu, 19 Feb 2005 13:08 WIB
Jakarta - Presiden SBY telah memberikan klarifikasi di televisi sesuai keinginan penculik 2 kru MetroTV. Tapi sampai saat ini belum ada respons.Menurut rencana sore nanti Kepala Tim Unit Penanggulangan Krisis Departemen Luar Negeri, Triyono Wibowo, akan terbang ke Amman-Jordania untuk bekerjasama membebaskan 2 kru MetroTV, Meutya Hafid dan Budiyanto. Kepergian Triyono merupakan perintah Presiden SBY.Demikian dikatakan Juru Bicara Kepresiden untuk Urusan Luar Negeri, Dino Patijalal pada detikcom per telepon, pukul 12.30 WIB, Sabtu (19/2/2005)."Sekarang sudah menuju arah yang jelas karena ada konfirmasi mengenai keselamatan dan lokasi kedua reporter, serta sudah ada yang mengaku bertanggung jawab yaitu Faksi Tentara Mujahidin," jelas Dino.Lebih lanjut dia mengatakan, Presiden telah memenuhi permintaan para penculik yang meminta klarifikasi atas status dan tujuan kru MetroTV itu pada Sabtu dinihari. "Namun sampai saat ini belum ada respons. Tapi yang jelas telah terjadi kontak melalui media," urainya. Seperti diketahui, pidato SBY itu berbunyi,"Kedua wartawan itu melakukan tugas kewartawanan, mereka meliput, tidak ada kaitan dengan politik, atau melibatkan diri dengan politik. Mereka datang dengan rasa persahabatan. Karena itu, saya mengimbau, meminta, mereka yang melakukan tindakan, apalagi kalau itu penculikan, segera membebaskan mereka karena mereka tidak bersalah." (nrl/)


Berita Terkait