"Masalah ini sangat mendasar dan menyangkut pribadi seseorang, kami hanya mendukung hak mereka. Oleh karena itu kami masih belum bisa menyebutkan namanya," ujar Kapolri di Probolinggo, Jawa Timur, Sabtu (13/6/2015).
Badrodin menuturkan dia hanya mendorong polisi yang berminat untuk segera mendaftar ke Pansel KPK.
“Menurut saya capim itu integritasnya bagus, profesionalisme di bidang penegakan hukum juga bagus. Maka itulah yang kami dorong untuk mendaftar menjadi calon pimpinan KPK," imbuhnya.
"Ini sebuah peluang untuk siapa saja, bukan semata-mata untuk mengakhiri konflik antara Polri dan KPK. Sebab, nantinya Pansel yang akan memilih,” tegas Badrodin.
Hingga Jumat (12/6) Pansel KPK sudah menerima 70 pendaftar untuk diseleksi di tahap awal. Salah satu yang mendaftar ada seorang anggota Polri masih aktif. (fdn/fdn)











































