Nani (23) salah seorang karyawati bagian Quality Control (QC) mengaku merasa pusing tak lama setelah memakan bakso cilok di depan tempat kerjanya saat jam makan siang.
Mayoritas pekerja di perusahaan pembuat rambut palsu tersebut adalah perempuan, padahal hari-hari sebelumnya tidak ada efek apa-apa ketika bakso cilok itu dikonsumsi oleh mereka.
"Saya cuma makan satu, setengah jam kemudian perut langsung terasa mual, pusing dan muntah-muntah sempat dibawa ke klinik di pabrik. Namun ternyata kejadian itu juga menimpa teman kerja saya yang lain akhirnya semua dibawa ke sini, padahal sebelum-sebelumnya saya juga sering makan bakso cilok itu, " katanya, Sabtu (13/6/2015).
Pantauan detikcom, akibat membludaknya jumlah pasien keracunan yang terus berdatangan terpaksa sebagian korban di baringkan menggunakan matras lipat yang disiapkan pihak RS.
"Mereka datangnya nggak berbarengan, sementara ruangan kita terbatas. Jadi sementara dibaringkan menggunakan velbed," kata Humas RSUD Sekarwangi, Ramdansyah.
(fdn/fdn)











































