Pengacara Agus, Haposan Sihombing mengatakan pada hari kejadian Sabtu (16/5/2015) sekitar pukul 13.00 Wita Agus memanggil Angeline ke kamarnya. Angeline datang dan mengatakan kalau Magriet menilai Agus tidak becus kerja.
"Kalau dari keterangan dia (Agus), Angeline bilang ke tersangka "Mama bilang kamu kerjanya tidak becus"," ucap Haposan menirukan ucapan Agus, Sabtu (13/6/2015).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Saya tanya, kamu marah sama Angeline atau sama ibunya (Margriet). Kata dia marah sama keduanya," jelas Haposan.
Niat Agus memperkosa Angeline mendapat perlawanan. Angeline terus berteriak, hingga akhirnya Agus kesal dan mendorong, mencekik serta membenturkan Angeline hingga tewas.
Setelah Angeline tewas, Agus lalu memperkosanya. Dia membungkus jasad Angeline dengan sprei putih dan menyembunyikannya di kamar. Pada pukul 20.00 Wita Agus menguburkan tubuh Angeline di pekarangan rumah di dekat kandang ayam.
Angeline merupakan anak angkat Margriet Mendawa yang bersuamikan orang kulit putih yang sudah meninggal 3 tahun lalu. Angeline hilang pada 16 Mei 2015. Poster-poster hilangnya Angeline disebar oleh kakak angkatnya. Kakak angkatnya juga mengelola fanpage di Facebook "Find Angeline-Bali's Missing Child". Namun tak dinyana Angeline ternyata ditemukan di area rumahnya sendiri pada Rabu (10/6/2015). Pelaku pembunuhnya adalah mantan pembantu Margriet, Agus.
(slm/gah)











































