β"Tergantung nanti hasil rapat pleno, setelah itu tentu kita melakukan tindak lanjut, antara lain mendaftar ke Kemenkum HAM," kata Ketua DPP Golkar Munas Riau Nurdin Halid di arena Rapimnas, Hotel Shangri-La, Jl Jenderal Sudirman, Jakarta, Sabtu (13/6/2015).
Rapat kali ini mengagendakan pandangan umum dari pengurus daerah, juga penjelasan dari Sekjen Golkar Idrus Marham tentang keikutsertaan Golkar dalam Pilkada serentak 2015, serta proyeksi kepemimpinan Partai Golkar periode sekarang.β
β"Karena Munas sudah ada di kubu sana dan kubu sini, maka berkembang aspirasi dari kawan-kawan dari seluruh provinsi supaya dilakukan revitaliasi kepengurusan dan didaftarkan kembali ke Kemenkum HAM. Itu akan jadi bahan diskusi," kata Nurdin.
Sebelumnya, pada Senin (8/6/2015) Menkum HAM Yasonna H Laoly menyatakan hanya mengakui kepengurusan Golkar yang memegang Surat Keputusan pihaknya. Maka Yasonna mempersilakan partai yang bersangkutan mendaftarkan diri ke pihaknya.
β"Ya kalau dibentuk lewat islah sementara menunggu kan bisa saja. Nanti daftarkan ke Menkumham. Tapi posisi sekarangkan proses hukum jalan terus. Nah nanti kalau kita melihat mereka bahwa agenda Pilkada serentak untuk mengakomodasi partai harus dicari solusi yang baik. Ya memang begitu,β tegas Yasonna kala itu.
(dnu/fdn)











































