Rumah ibu angkat Angeline, Margriet Megawe di Jl Sedap Malam 26, Sanur, Bali masih dijaga ketat polisi. Rumah Margriet masih ramai dikunjungi warga yang ingin melihat lokasi dengan lebih dekat.
Garis polisi masih mengelilingi rumah Margriet. Di halaman depan rumah, karangan bunga dan ucapan duka masih berjejer rapi. Kerumunan warga yang ingin melihat kondisi rumah Margriet membuat lalu lintas di sekitarnya tersendat.
"Mau lihat rumahnya Angeline lebih dekat, kasihan saya sama nasib anak kecil itu," kata Sri Santi salah satu warga yang datang, Sabtu (13/6/2015).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Ada motor terparkir yang bersebelahan dengan tumpukan perkakas usang. Kondisi ruang depan rumah Margriet berantakan, kotor dan tak terawat.
Miris memang jika melihat kondisi kumuh ini merupakan tempat tinggal Angeline selama delapan tahun. Di beberapa sudut halaman juga banyak ditemui tumpukan sampah. Perkakas sofa rusak bercampur sampah berserakan di halaman rumah seakan memberi kesan jika rumah ini tak berpenghuni.
Saat mengintip situasi halaman samping rumah Margriet, kondisinya tidak jauh berbeda. Hanya ada dua buah mobil tua dan kurungan ayam yang berserakan tak rapi.
Di belakang rumah ini yang secara mengejutkan ditemukan jasad Angeline dalam kondisi terkubur tepat di dekat kandang ayam.
(fdn/fdn)











































