Penghargaan diserahkan dalam acara Conference on Indonesia Foreign Policy 2015 bertajuk "Positive Nationalisme, Smart Internationalisme" yang digelar oleh FPCI di Ballroom Hotel Grand Sahid Jakarta Selatan, Jumat (12/6/2015).
Acara dimulai dengan mengheningkan cipta untuk Dubes Indonesia untuk Pakistan Burhan Muhammad dan istri Heri Listiawati yang tewas pada kecelakaan pesawat beberapa waktu lalu.
Penghargaan juga diberikan kepada para diplomat RI yang diwakili oleh Wakil Menteri Luar Negeri RI AM Fahir atas kinerjanya yang memberikan kontribusi terhadap perdamaian dunia.
βPimpinan FPCI Dino Patti Djalal menyampaikan, penghargaan merupakan penghormatan kepada para personel TNI, personel Polri dan para diplomat yang bertugas di luar negeri.
"βSaat kita tidur, diplomat kita berjuang untuk melindungi warga kita di luar negeri, kita lihat juga tentara kita, peace keeper kita, mereka melakukan peacekeeper di Sudan, Haiti, Mali, Kongo, tanpa pamrih dan tanpa sedikit pun memikirkan diri sendiri, memberikan dedikasi total kepada tugas mereka dengan merah putih di dada sebagai kebanggaan," ujar Dino dalam sambutannya.
"Saya kira orang-orang ini, diplomat, tentara dan polisi bukan the best of indonesia, tapi best of the best of Indonesia,"β sambungnya.
Sementara itu, Jenderal TNI Moeldoko menuturkan penghargaan yang diterima akan membuat para jajaran dan prajurit bangga sekaligus memompa motivasi untuk menjalankan tugas optimal.
"Saya terima kasih diberikan kehormatan, mudah-mudahan apa yang saya dapatkan malam ini akan memberikan dorongan yang kuat, dan pasti menjadi kebanggaan seluruh jajaran TNI," ujar Moeldoko.
(idh/fdn)











































