Albert Meninggal, Ratusan Tramtib Jaga Pemprov DKI
Sabtu, 19 Feb 2005 12:00 WIB
Jakarta -
Ratusan petugas Tramtib dan Limas berjaga di Balaikota dan kantor Dispenda DKI Jakarta, Jl Medan Merdeka Selatan, Jakpus, Sabtu (19/2/2005). Mereka siaga khusus untuk mengantisipasi jika ada hal-hal yang tak diinginkan pasca meninggalnya John Albert, adik Hercules."Anggota kami hanya piket tugas saja. Sekaligus mengantisipasi ancaman Hercules," kata Kasie Penyiapan Sarana dan Prasarana Operasionel Satpol PP SM Sinaga. Menurutnya, anggotanya yang siaga hari ini ada 2-3 kompi. Satu kompi ada 80-100 orang."Mereka berada di sini karena kantornya ada di sini," kilah Sinaga."Jika Hercules ingin mengarak (jenazah Albert), silakan saja, kami hanya mengantisipasi. Kapan saja mengaraknya silakan," sambungnya.Seperti diketahui, Hercules mengancam mengarak jenazah adiknya, termasuk ke Pemprov DKI Jakarta, bila Albert yang ditembak dengan sengaja oleh aparat Tramtib bernama Krisman, meninggal dunia. Albert mengembuskan napas terakhir pada Jumat pukul 23.45 WIB.Pasukan Tramtib itu dibantu satu peleton pasukan Dalmas Polres Jakpus. "Kami di-BKO-kan," kata seorang petugas polisi.Saat ini para petugas Tramtib itu tengah asik duduk-duduk di halaman Balaikota. Mereka bersenjatakan pentungan, tameng dan belati.
(nrl/)
Anda menyukai artikel ini
Artikel disimpan










































