Panglima TNI Jenderal Moeldoko menanggapi santai permintaan itu. Menurutnya, bukan hanya faktor senjata yang menyebabkan tim penembak TNI selalu menjadi juara, namun juga berkat kegigihan dalam berlatih.
"Memang prajurit TNI latihannya bagus dan keras, jadi tidak perlu (buka) senjata. Jadi AS sama Australia kalau memang perlu kita latih ya kita siap latih," kata Moeldoko di Kawasan Latihan Kostrad, Sanggabuana, Karawang, Jakarta Pusat, Jumat (12/6/2015).
Kualitas prajurit TNI, kata Moeldoko memang telah terbukti. TNI telah melatih tentara Brunei Darussalam, dari yang awalnya tidak pernah juara, kini bisa mendapatkan medali.
"Sebelumnya Brunei tidak pernah dapat piala tetapi Brunei minta tentara Indonesia, saya kirim sersan untuk melatih. Dan tidak sampai satu tahun dilatih, Brunei dapat medali. Jadi kalau gitu salah apanya?" ujarnya.
Moeldoko juga menawarkan agar para tentara dari negara-negara tersebut juga menggunakan senjata buatan PT Pindad. Sebab senjata tersebut telah terbukti kualitasnya khususnya dalam latihan menembak tahunan itu.
"Makanya beli senjata Pindad," kata Moeldoko.
(khf/fdn)











































