Mendikbud Anies Baswedan mengaku sangat prihatin dengan peristiwa tersebut. Anies bertekad peran penting keluarga dengan sekolah harus lebih ditingkatkan.
"Justru di sinilah kenapa dari awal saya katakan penting untuk kita bisa berdampingan dengan orang tua. Kita bangun direktorat khusus untuk menjangkau orang tua," kata Anies di kantornya, Jalan Jenderal Sudirman, Senayan, Jakarta, Jumat (12/6/2015).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Kenapa kita bangun direktorat baru? Untuk bisa dipakai bahan agar sekolah nantinya juga bisa mengundang orang tua. Kemitraan dengan orang tua itu sangat kunci," ujar Anies.
Anies menyebut segala bentuk kekerasan terhadap anak seperti bullying atau hal-hal aneh lainnya harus cepat direspons. Nantinya direktorat itu ditargetkan untuk dapat mendeteksi hal-hal tersebut.
"Misal anak tidak masuk sekolah satu-dua hari, sekolah harus terpanggil untuk mencari, ada apa? Kalau ada yang aneh dengan rumah atau lingkungan bisa langsung terdeteksi. Interaksi ini penting, itu semua bisa dideteksi dini jika ada interaksi itu," jelas Anies.
(dha/fdn)











































