Begal Pedagang Buah di Bekasi Ditangkap, Pelaku Ternyata Keponakan Korban

Begal Pedagang Buah di Bekasi Ditangkap, Pelaku Ternyata Keponakan Korban

Mei Amelia R - detikNews
Jumat, 12 Jun 2015 16:22 WIB
Jakarta - Masih ingat dengan aksi begal yang menembak mati Abdullah (31) pedagang buah di Rawalumbu, Kota Bekasi pada September 2014 lalu? Pelaku sudah ditangkap. Salah satunya ternyata keponakan korban.

"Sudah ditangkap oleh tim Jatanras Ditreskrimum Polda Metro Jaya, salah satunya adalah keponakan korban," kata Direktur Reskrimum Polda Metro Jaya Kombes Pol Krishna Murti kepada detikcom, Jumat (12/6/2015).

Sementara itu, Kasubdit Jatanras Ditreskrimum Polda Metro Jaya AKBP Herry Heryawan mengatakan, pihaknya sudah mengamankan 2 orang pelaku yang salah satunya adalah keponakan korban.

"Waktu kejadian, istri korban ini nangis-nangis kemudian ponakannya datang, bilang ke ponakannya 'mamangmu mati ditembak rampok'," ungkap Herry.

Saat itu, pelaku belum menyadari jika korban yang menjadi sasarannya adalah pamannya. Setelah mengetahui pun, pelaku tidak menyerahkan diri ke polisi.

Sebelumnya diberitakan, kawanan perampok bersenjata api menembak Abdulah (31), seorang pedagang buah di Jl Siliwangi Gang Mandor RT 01/04, Sepanjang, Rawalumbu, Kota Bekasi pada tanggal 2 September 2014 malam lalu.

Para pelaku berhasil membawa kabur sejumlah uang tunai milik korban, sementara korban tewas terkena peluru para pelaku.

Saat itu korban naik ojek bernama Boon untuk menuju pulang ke rumahnya di Kampung Rawapanjang. Sebelumnya, korban baru saja menutup kios buahnya yang terletak di Jl Cut Mutia, di samping Alfamart Rawapanjang, Kota Bekasi. Korban kemudian bermaksud untuk pulang dengan menumpang ojek Boon.

Sesampainya di lokasi, motor yang ditumpangi korban dipepet 2 motor yang ditumpangi 4 pria berboncengan. Salah satu pelaku kemudian mengeluarkan senjata api, lalu melepaskan tembakan ke arah korban sebanyak satu kali dab mengenai dada kiri hingga membuat korban tewas.

Sementara para pelaku mengambil uang korban yang berada di dalam plastik yang belum diketahui berapa jumlahnya. Sementara itu, korban tewas dalam perjalanan ke RS Elisabeth.

(mei/fdn)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads