"Saya sebagai orangtua miris melihatnya, apalagi di kota besar. Kayak anak saya sering sendiri, sekarang jadi khawatir makanya sekarang ya kita harus kawal juga," kata Djarot di kantornya, Jl Medan Merdeka Selatan, Jakarta Pusat, Jumat (12/6/2015).
Menurut Djarot, pembunuhan Angeline menggores sisi kemanusian. Ia menilai pembunuh Angeline, Agus, seolah-olah tidak merasa berasalah dengan perbuatan biadabnya.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Djarot berpendapat Angeline sebenarnya bisa diselamatkan jika ada peran serta masyarakat sekitar. Hal ini karena pemerintah tidak bisa masuk ke dalam lingkungan keluarga satu per satu.
"Makanya kalau ada yang aneh seperti itu, masyarakat dalam waktu sesingkat-singkatnya bisa disampaikan melalui KPAI atau melalui pemerintah daerah, Dinas Sosial. Silakan, tapi masyarakat, minta tolong, kontrol lingkungan sekitar," imbau Djarot.
(aan/nrl)











































