Agus bertugas merawat ayam yang jumlahnya hampir 100 ekor. Saat Angeline dinyatakan hilang pada 16 Mei, Agus baru bekerja selama satu bulan. Dia mulai bekerja pada pertengahan April.
Seperti dikutip dari wawancara TvOne dengan Agus yang dilakukan sehari setelah Angeline hilang pada 17 Mei, raut wajah si pembantu itu tak menyiratkan rasa bersalah. Wawancara itu sudah beredar di situs YouTube.
Agus tampak biasa saja, tidak ada wajah ketakutan. Kepada reporter TvOne yang mewawancara dia bahkan sempat menuturkan tentang hari terakhir melihat Angeline yang menangis.
Angeline kemudian ditemukan jasadnya pada Rabu (10/6) di bagian belakang rumah di dekat kandang ayam. Angeline meninggal karena pendarahan di kepala. Belakangan diketahui Agus membenturkan kepala Angeline ke lantai. Kemudian dia membungkus seprei. Pembunuhan terjadi pada Sabtu (16/5) siang, dan Agus menguburkan jenazah pada malam hari.
(slh/ndr)











































