Direktur Reserse Kriminal Umum Polda Metro Jaya Kombes Krishna Murti berkeinginan, kota metropolitan seperti Jakarta menerapkan sistem pelayanan polisi khususnya bidang reserse dengan sistem online.
"Command center yang terintegrasi dengan hotline 9191 ini mengkhususkan diri sebagai wadah layanan guna menjembatani komunikasi dua arah antara masyarakat dengan institusi kepolisian yang mana semua dikemas melalui metode teknologi informasi digital," ungkap Krishna kepada detikcom, Jumat (12/6/2015).
Dalam pengembangannya, command center ini nantinya akan menampung pengaduan secara online melalui SMS gateway. Masyarakat bisa mengadukan keluhan soal kamtibmas melalui SMS center 9191.
"Nanti ada anggota yang mengoperasikan 9191 ini, sehingga begitu ada keluhan masyarakat yang masuk akan segera ditindaklanjuti dengan cepat," ungkapnya.
Sistem kemudian akan mengecek tujuan dari SMS keluhan atau pengaduan masyarakat yang nantinya diteruskan ke Polres atau Polsek setempat. Sistem nantinya akan memberikan balasan kode nomor pengaduan sebagai pegangan masyarakat yang mengadu.
Tidak hanya itu, masyarakat juga bisa mengetahui status pengaduan mereka apakah sudah ditindaklanjuti atau belum.β Operator juga akan melakukan pengecekan setiap pengaduan masyarakat yang sudah atau belum dilayani.
Untuk membangun command center ini, Polda Metro Jaya tentu tidak bisa bekerja sendiri. Untuk itu, Polda Metro Jaya berkoordinasi dengan Kementerian Komunikasi dan Informasi (Kemenkominfo) agar bisa menggandeng 7 provider telepon seluler.
"Kami sudah melakukan pertemuan dengan Kemenkominfo Senin kemarin, dan pada intinya kemenkominfo mendukung langkah kami untuk meningkatkan pelayanan terhadap masyarakat. Semoga dalam waktu dekat command center ini segera terwujud," tutur Krishna.
(mei/fdn)











































