Pengacara Agus: Belum Ada Keterangan Kerjasama dengan Ibu Angkat

Tragedi Angeline

Pengacara Agus: Belum Ada Keterangan Kerjasama dengan Ibu Angkat

Nograhany Widhi Koesmawardhani - detikNews
Jumat, 12 Jun 2015 11:10 WIB
Pengacara Agus: Belum Ada Keterangan Kerjasama dengan Ibu Angkat
(Foto: dok detikcom)
Jakarta - Tersangka pembunuh Angeline, Agustinus Tai Hamdami (25), belum ada pengakuan berkomplot dengan ibu angkat Angeline, Margriet Megawe. Namun, Agus sudah menjalani tes kejiwaan oleh kepolisian.

"Sampai saat ini berdasarkan pendampingan belum ada keterangan tersangka mengarah ke sana (ada kerjasama dengan ibu angkat Angeline)," kata pengacara Agus, Haposan Sihombing, saat dikonfirmasi detikcom, Jumat (12/6/2015).

Haposan membenarkan bahwa kliennya sudah menjalani tes kejiwaan. "Saya dengar begitu, tapi hasilnya belum tahu," imbuh dia.

Hari ini, kliennya akan menjalani pemeriksaan tambahan di Polresta Denpasar pada pukul 12.00 Wita. Perkembangan pengakuan baru Agus bisa diketahui setelah pemeriksaan polisi.

"Sementara di pemeriksaan tambahan, apakah ada keterlibatan pihak lain, tergantung penyidikan kepolisian. Semata-mata tidak tergantung pengakuan tapi bukti lain. Contoh teknis ada di kepolisian," tutur Haposan.

Dirinya menyerahkan pihak kepolisian mengenai pengembangan kasus ini.

"Seperti komunikasi antara siapa yang di rumah, itu teknis penyidik. Mungkin handphone bisa dilacak dalam hal pengembangan pemeriksaan ini. Pengembangan kita serahkan pada pihak kepolisian," tuturnya.

Tersangka Agus terhitung belum lama bekerja di kediaman Margriet Megawe, Jl Sedap Malam, Sanur, Denpasar, Bali. Agus mulai bekerja sejak 23 April lalu.

Margriet yang juga ibu angkat Angeline mempekerjakan Agus untuk mengurus ternak ayam yang jumlahnya sekitar 50-an ekor dan juga membersihkan rumah. Agus dijadikan tersangka atas kasus pembunuhan Angeline berdasarkan alat bukti yang ditemukan penyidik.

Peristiwa biadab itu sendiri terjadi pada tanggal 16 Mei 2015 di kamar yang ditempati Agus. Kepada gadis cilik yang tidak berdaya itu, Agus beberapa kali membenturkan kepala korban. Tidak berhenti sampai di situ, berdasarkan penuturannya kepada penyidik, dia juga memperkosa gadis kecil tersebut yang sudah tidak bernyawa.

(nwk/nrl)


Berita Terkait