Priyo: Polemik Kantor Golkar Harus Disudahi, Islah Harus Berlanjut

Priyo: Polemik Kantor Golkar Harus Disudahi, Islah Harus Berlanjut

M Iqbal - detikNews
Kamis, 11 Jun 2015 20:04 WIB
Jakarta - Kesepakatan damai yang tengah dijajaki kedua kubu Partai Golkar, terganggu dengan insiden penyerangan kantor DPP Golkar yang berbuntut saling tuding soal siapa dalangnya. Wakil ketua umum kubu Munas Ancol, Priyo Budi Santoso berharap islah tetap berlanjut.

‎"Polemik kemarin harus disudahi dan islah harus tetap dijalankan," kata Priyo Budi Santoso di gedung DPR, Jakarta, Kamis (11/6/2015).

Priyo mengataka‎n, islah yang digagas Jusuf Kalla itu harus dihormati kedua belah pihak. Jika islah tak tercapai, maka Partai Golkar tak bisa ikut Pilkada yang resikonya sangat besar baik bagi partai maupun kepentingan nasional.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Jangan dianggap remeh. Saya khawatirkan terjadi sampai konflik sosial jika Partai Golkar tak punya hak dalam Pilkada," ujar mantan pimpinan DPR itu.

Sebaliknya kata Priyo, jika islah tercapai dan Pilkada bisa diikuti oleh Partai Golkar atas kesepakatan kubu Aburizal dan Agung Laksono, maka bisa menjadi awal yang baik untuk islah yang permanen sebelum Munas 2016.

‎"Memang masih ada beberapa perdebatan, tapi jangan menghalangi kita. Misal mekanisme penjaringan kepala daerah seperti apa, kemudian mekanisme survei, dan yang krusial siapa yang berhak teken persetujuan karena proses pencalonan di bawah yang sahkan DPP. Kalau sambil jalan bisa diselesaikan, saya kira baik," tutur politisi yang 17 tahun duduk di DPR itu.

"Jadi mohon semua pihak termasuk pemerintah, aparat, termasuk kami, harus kedepankan wisdom. Polemik kemarin harus disudahi dan islah harus tetap jalan," tegasnya. (bal/ega)


Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini