"Saya sangat berduka cita. Saya meminta pelaku dihukum yang seberat-beratnya," ujar Yohana dalam perbincangan dengan detikcom, Kamis (11/6/2015).
Yohana yang telah mengunjungi rumah dan halaman tempat Angeline dikubur menyatakan sejak awal sudah curiga. Kecurigaan itu muncul dari bau menyengat di rumah tersebut.
"Saya curiga dan memiliki firasat tidak baik dengan adanya bau kotoran bintang itu. Saya sempat berpikir apa iya bau itu sengaja dibiarkan untuk menutupi pembunuhan. Tapi itu cuma firasat saja," kata Yohana.
Ketika menyambangi rumah di Sanur, Bali pada Sabtu (6/6) itu, dia tidak bertemu dengan Agustinus, tersangka pembunuh Angeline. Pembantu yang bertugas di rumah itu adalah petugas baru.
"Tapi walaupun petugas baru, kenapa rumah tetap bau. Itu yang bikin saya curiga," ujar Yohana.
(fjr/nwk)











































