"Penemuan Angeline tidak bernyawa membuat kami shock sekali. Kami dari guru dan kepala sekolah ingin pelaku dihukum seberat-beratnya dan permohonan kami hukuman mati untuk pelaku," ujar Ketut Rute di sekolah, Kamis (11/6/2015).
Ketut Rute menuturkan, hukuman mati sangat pantas diterima para pelaku karena Angeline tidak memiliki kesalahan apa-apa. Dan dirinya tidak habis pikir para pelaku sangat tega membunuh Angeline.
"Karena anak sekecil itu apa dosa dan salah dia kenapa dia dihabisi seperti itu. Jadi diharapkan dihukum seberatnya," tegas Ketut Rute.
Ketut Rute juga menuturkan, dirinya yakin bahwa pelaku pembunuh Angeline tidak hanya satu orang. "Saya tidak yakin ada satu orang pasti di balik itu ada lagi pelakunya," tutupnya.
(spt/rvk)











































