Di RS Sanglah, Rabu (10/6/2015) dua kuntum mawar ditaruh dua perempuan di depan lemari penyimpanan jenazah Angeline. Tak ada yang tahu siapa dua perempuan berpakain rapih itu.
Keduanya sempat berdoa, kemudian beranjak pergi. Kedua perempuan itu pun tak mau diwawancara wartawan yang menunggu di RS Sanglah. Angeline diduga dibunuh. Ada luka jeratan tali di lehernya.
Angeline selama ini tinggal bersama keluarga angkatnya di Jl Sedap Malam, Sanur, Denpasar. Angeline diadopsi sejak bayi. Ibu kandungnya bernama Hamidah dan berasal dari Banyuwangi.
(spt/ndr)











































