Dalam siaran pers, Rabu (10/5/2015), pembagian akik itu dilakukan Hanif aat melakukan pertemuan dengan Menteri-menteri Tenaga kerja ASEAN di sela-sela rangkaian kegiatan International Labour Conference (ILC) ke-104 di Jenewa, Swiss,
โKami ingin batu akik asli Indonesia ini semakin terkenal di dunia. Oleh karena itu, setiap keluar negeri saya pasti membawa batu akik untuk dibagi-bagikan kepada kolega-kolega pemerintah di luar negeri,โ kata Hanif.
Hanif membagikan suvenir batu akik kepada semua anggota delegasi, kemudian meminta mereka untuk langsung mengenakannya di jari. Tak sampai itu, para anggota delegasipun diminta untuk foto bersama sambil memamerkan batu akiknya.
Hanif menyampaikan bahwa kualitas batu akik asal Indonesia sudah cukup baik dan bisa bersaing dengan berbagai batu mulia dari negara lainnya. Namun untuk menaikkan pamor dan harganya masih diperlukan sentuhan seni dalam cutting, pilihan corak dan warna serta bentuknya untuk menambah keindahan dan daya tariknya.
โKita bangga batu akik asal Indonesia mulai dikenal oleh bangsa lain. Keberagaman jenis, kejernihan dan warna serta asal batu akik menjadi keunggulan dan daya tarik batu akik asal Indonesia,โ tutur Hanif.
(ndr/mad)











































