"Kalau tantangan BIN memang berat, di bidang teknologi intelijen kita tidak boleh ketinggalan," kata Bang Yos saat berbincang dengan detikcom, Rabu (10/6/2015).
Bang Yos ingin melengkapi BIN dengan peralatan super canggih. Sehingga BIN dapat mendeteksi setiap adanya gerakan mencurigakan.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Jadi ke depan kita nggak boleh ketinggalan dalam teknologi jadi kita harus punya alat super canggih, termasuk di dunia maya," tegas pria 70 tahun ini.
Dunia intelijen bagi Bang Yos adalah habitat lama. "Dunia intelijen itu habitat saya dulu. Waktu saya di Kopassus, saya lama di satuan intelijen. Saya sendiri belum diberitahu DPR maupun Pak Presiden (untuk menjadi Kepala BIN). Tapi kalau betul, itu habitat saya dulu di Kopassus," kata Bang Yos yang siap menjabat Kepala BIN ini.
(van/nrl)











































