KSAD Jadi Calon Panglima TNI, Moeldoko: Itu Hak Prerogatif Presiden

KSAD Jadi Calon Panglima TNI, Moeldoko: Itu Hak Prerogatif Presiden

Avitia Nurmatari - detikNews
Rabu, 10 Jun 2015 10:29 WIB
KSAD Jadi Calon Panglima TNI, Moeldoko: Itu Hak Prerogatif Presiden
Bandung - Presiden Joko Widodo menunjuk Kepala Staf Angkatan Darat (KSAD) Jenderal Gatot Nurmantyo sebagai calon tunggal panglima TNI. Menanggapi hal itu, Panglima TNI Jenderal Moeldoko enggan berkomentar banyak. Termasuk soal rotasi jabatan untuk Panglima TNI.

"Saya tidak mau mengometari itu. Itu sepenuhnya hak prerogatif Pak Presiden," kata Moeldoko ditemui usai memberi pengarahan kepada Perwira Siswa Sesko TNI, Sespimti Polri, Sesko Angkatan & Sespimmen Polri dalam rangka Program Kegiatan Bersama Kejuangan (PKB Juang) di Secapa AD, Hegarmanah, Rabu 10/5/2015).

Lalu bagaimana Moeldoko melihat sosok Gatot? "Ya enggak usah tanya-tanya lah, kalian juga sudah tahu," ucapnya.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Bila mengikuti tradisi giliran pengisian jabatan panglima TNI, seharusnya kali ini jabatan tersebut diisi oleh KSAU.

"Kata-kata pergantian itu hak prerogatif presiden. Yang menterjemahkan presiden tidak ada yang lain. Jadi enggak bisa Panglima TNI menerjemahkan, tidak boleh orang lain. Karena yang menerjemahkan hanya presiden," tandasnya.

(avi/ndr)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads