"Saya tidak mau mengometari itu. Itu sepenuhnya hak prerogatif Pak Presiden," kata Moeldoko ditemui usai memberi pengarahan kepada Perwira Siswa Sesko TNI, Sespimti Polri, Sesko Angkatan & Sespimmen Polri dalam rangka Program Kegiatan Bersama Kejuangan (PKB Juang) di Secapa AD, Hegarmanah, Rabu 10/5/2015).
Lalu bagaimana Moeldoko melihat sosok Gatot? "Ya enggak usah tanya-tanya lah, kalian juga sudah tahu," ucapnya.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Kata-kata pergantian itu hak prerogatif presiden. Yang menterjemahkan presiden tidak ada yang lain. Jadi enggak bisa Panglima TNI menerjemahkan, tidak boleh orang lain. Karena yang menerjemahkan hanya presiden," tandasnya.
(avi/ndr)











































