AS Tidak Akan Serang Iran
Sabtu, 19 Feb 2005 07:18 WIB
Jakarta -
Presiden George W Bush mengatakan Amerika Serikat (AS) tidak akan menyerang Iran untuk menghancurkan program nuklir negara itu. Ia berharap upaya diplomasi Uni Eropa dapat meyakinkan Tehran untuk membebaskan diri dari program nuklir. Dalam wawancara dengan wartawan di Gedung Putih, Bush menanggapi poling yang menyatakan 70 persen warga Jerman yakin AS merencanakan aksi militer ke Iran. "Saya mendengar rumor tentang serangan militer dan itu tidak benar. Kami menginginkan proses diplomasi berjalan," ujar Bush seperti dilansir AP, Sabtu (19/2/2005). Sebelumnya, Bush telah melakukan serangkaian wawancara dengan wartawan dari Rusia, Francis, Belgia, Slovakia dan Jerman selama kunjungan 5 hari ke Eropa. Kunjungan itu dimulai hari Minggu. Pertanyaan yang dilontarkan para wartawan sepeutar rencana AS menyerang Iran."Dengar, pertama anda tidak pernah menginginkan seorang presiden mengatakan tidak pernah. Tetapi aksi militer tidak pernah menjadi pilihan pertama. Diplomasi selalu menjadi pilihan pertama," jelasnya. Bush menambahkan, dirinya mendukung upaya Uni Eropa untuk meyakinkan Iran agar menghentikan program pengayaan Uranium dan memanfaatkannya untuk teknologi. Namun, AS menolak terlibat tawar-menawar dengan Tehran atau membuat kesepakatan. AS tetap mendesak Iran menghentikan program nuklirnya.
(ton/)
Anda menyukai artikel ini
Artikel disimpan
