"Silakan ya. Itu pensiunan haknya ya. Bahkan TNI aktif pun silakan kalau mau, dengan catatan jika terpilih mundur," kata Ruki di Gedung DPR, Senayan, Jakarta Pusat, Selasa (9/6/2015).
Ruki menuturkan warga yang ingin mencalonkan diri, apapun latar belakangnya, dipersilakan. Yang terpenting adalah memiliki semangat pemberantasan korupsi.
"Kita musti cari yang terbaik, pemberantas korupsi harus jalan terus sebab Indonesia belum bebas korupsi," ucapnya.
"Pansel harus hasilkan pemimpin yang lebih tough yang bebas dari masalah masa lalu dan tidak ada kepentingan masa depan," pungkas Ruki.
Sebelumnya diberitakan, pansel KPK menerima pendaftar yang merupakan pensiunan TNI. Namun, nama pendaftar itu tidak dibeberkan.
"Sudah ada (dari TNI), purnawirawan. Sampai sekarang sudah ada 27 pendaftar dari berbagai latar belakang. Polri ada satu kalau tidak salah. TNI ada satu," ujar Jubir Pansel, Betty Alisjahbana, usai pertemuan di kantor PPATK, Jl Juanda, Jakarta Pusat, Selasa (9/6).
(imk/fdn)











































