Tekan Narkoba di Lapas, Menteri Yasonna Gandeng Kominfo

Tekan Narkoba di Lapas, Menteri Yasonna Gandeng Kominfo

Zainal Effendi - detikNews
Selasa, 09 Jun 2015 16:21 WIB
Tekan Narkoba di Lapas, Menteri Yasonna Gandeng Kominfo
Jakarta - Bandar narkoba yang masih menggunakan dan mempunyai jaringan di dalam Lapas akan segera dipindah ke lapas dengan maximum security. Yaitu di Nusakambangan dan Gunung Sindur, Bogor.

Hal ini diungkapkan Menkum HAM Yasonna Laoly di Gedung Negara Grahadi Surabaya usai acara 'Penetapan Kawasan Berbudaya Kekayaan Intelektual dan Penyerahan Kekayaan Intelektual Jatim', Selasa (9/6/2015).

Yasonna mengaku sudah memilih 3 lapas yang akan dijadikan lapas berkeamanan super ketat yang dikhususkan bagi para bandar narkoba yang masih menjalankan peredaran di dalam lapas.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Ketiga lapas itu adalah Lapas Nusakambangan, Pasir Putih dan Gunung Sindur di Bogor. "Kalau bandar yang masih menggunakan jaringan di lapas di penjara menjadi warga binaan kita akan kita konsentrasikan ke satu tempat," kata Yasonna.

Untuk mendukung program yang dilakukan bersama BNN dan Bareskrim Mabes Polri, ia mengaku juga menggandeng Kemenkominfo untuk memaksimalkan keamanan di tiga lapas tersebut. "Menkominfo disana akan melakukan jam signal supaya tidak ada sinyal disana kemudian Bareskrim akan gunakan anjing pelacak dan selanjutnya akan kita taruh X-Ray yang mampu deteksi narkoba," ungkap dia.

Yasonna juga akan melakukan evaluasi menyeluruh terhadap petugas lapas di Indonesia dengan merotasi dan akan memecat jika terindikasi kuat membantu melakukan peredaran narkoba didalam lapas.

"Kalau ada terlalu lama sekali dan mengindikasikan ada kerjasama atau berpotensi membuka jaringan akan kita rotasi. kalau ada petugas lapas yang ketangkap akan kita tindak sangat keras. terakhir ada dua kita pecat dan puluhan kita disiplin dan pengurangan pangkat," pungkas Yasonna. (ze/asp)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads