Selain Dirlantas Kombes Risyapudin, pengecekan ini juga dihadiri Wakil Kepala Dinas Perhubungan DKI Pargaulan Butar-Butar. Sementara, saat peninjauan ada pula Kepala Terminal Kampung Rambutan Laudin Situmorang.
Risyapudin berharap agar Terminal Kampung Rambutan menjadi lokasi yang bisa memberikan kenyamanan dengan fasilitas penunjang bagi pemudik.
"Ini bagaimana Pak, ada dokter, perawat nggak di klinik kesehatan ini? Ada kan ya," kata Risyapudin sambil bertanya kepada Laudin di Terminal Kampung Rambutan, Jakarta Timur, Selasa (9/6/2015).
"Ada pak. Perawat, dan dokter yang sesuai disiapkan. Ini kan buat antisipasi korban pembiusan, pemudik pingsan keletihan," ujar Laudin.
Setelah mengecek klinik kesehatan, rombongan Dirlantas dan Dishub DKI melihat kondisi loket penjualan tiket bus tujuan Jawa dan Sumatera. Risyapudin meminta jika ada praktik calo agar bisa ditertibkan.
Bila memang memerlukan tambahan petugas reserse dari sektor terkait, ia siap berkoordinasi dengan pihak kepolisian terkait.
"Kalau memang diperlukan silakan pak. Minta tambah dari Polsek Ciracas, Polres. Nanti kita koordinasikan. Yang penting bisa tertib," sebutnya.
"Iya pak sudah. Cuma saya paham kan personel terbatas. Yang di Pospol sekarang sudah mantap," ujar Laudin menanggapi.
Kemudian, Laudin juga menyebut rencananya dalam waktu dekat ada rencana pemasangan kamera monitor (CCTV) di lokasi loket bus. Hal ini untuk mendukung keamanan bagi pemudik.
"Rencananya mau kami pasang CCTV. Nanti itu. Semoga lebaran tahun ini bisa dilakukan," tuturnya.
Terkait kesiapan armada bus, pengelola terminal bus dan Dishub DKI diminta lebih selektif. Pentingnya ini dilakukan agar tak ada supir tembak dan kondisi bus yang tak layak jalan.
"Jangan sampai begitu ke luar terminal, luar Jakarta, nanti supirnya ganti. Ini yang harus dicek juga. Kondisi bus juga," katanya.
(hat/ndr)










































