Kerennya Aksi Latihan Pasukan Khusus TNI saat Sikat Teroris

Kerennya Aksi Latihan Pasukan Khusus TNI saat Sikat Teroris

Nur Khafifah - detikNews
Selasa, 09 Jun 2015 10:16 WIB
Kerennya Aksi Latihan Pasukan Khusus TNI saat Sikat Teroris
Jakarta - TNI menggelar Latihan Penanggulangan Anti Teror (Latgultor) di kawasan Hotel Borobudur dan Gedung Dirjen Kekayaan Negara Kemenkeu. Latihan ini dilaksanakan oleh gabungan pasukan khusus TNI.

Pasukan khusus yang diterjunkan adalah Sat-81 Gultor Kopassus TNI AD, Denjaka TNI AL dan Satbravo '90 Korphaskhas TNI AU. Hadir dalam acara ini Panglima TNI Jenderal Moeldoko, Menko Polhukam Tejo Edi Purdjiatno dan Kapolri Jenderal Badrodin Haiti.

Latihan ini melibatkan 478 personel yang terdiri dari 180 personel Satpassus TNI dan 238 personel pendukung. Latihan dimulai dengan aksi pesawat Sukhoi di atas langit Lapangan Banteng.

Pesawat Sukhoi ini melintas berputar-putar 360 derajat dari arah gedung Kemenkeu ke arah Hotel Borobudur. Sukhoi ini tampak lihai meliuk-Iiuk menjalankan formasinya.

6 Penerjun dari Denjaka kemudian diturunkan dari helikopter ke gedung Kemenkeu. Mereka lalu menempatkan dirinya sebagai sniper.

Sniper-sniper jitu ini menembak sasaran yang berdiri di atap Hotel Borobudur. Door-door! 2 sasaran lumpuh dalam sekali tembak.

Selanjutnya, beberapa orang tim diterjunkan dari helikopter ke atap hotel Borobudur. Mereka turun dari heli dengan sistim rappelling. Tim ini kemudian mengangkut korban. Sementara sebagian sisanya melanjutkan rappelling menyisiri dinding gedung.

Door! Ledakan kembali terdengar dari arah Hotel Borobudur. Tim mengebom salah satu ruangan di hotel untuk bisa masuk ke dalam gedung.

Setelah semua lokasi dapat dikuasai, tim melaporkan pada komandan, dan berkumpul di Lapangan Banteng. Operasi penanggulangan teror ini berjalan lancar.

"Saya berikan apresiasi, latihan penanggulangan anti teror berjalan lancar dan tidak ada kendala. Tidak ada yang cedera," ujar Moeldoko di Lapangan Banteng, Jl Lapangan Banteng, Jakarta Pusat, Selasa (9/6/2015).

(kff/ndr)


Berita Terkait