Suparman, penjual tahu kupat, mengatakan dirinya dipesan untuk menyiapkan 200 porsi tahu kupat pada malam hari-H acara. Sedangkan pada hari H atau tgl 11 Juni, Suparman mendapat pesanan 700 porsi tahu kupat.
"Akan menjadi hari yang istimewa bagi kami, karena biasanya paling banyak hanya bisa menjual 250 porsi setiap harinya. Mungkin untuk konsumsi panitia, keamanan dan relawan yang akan hadir," ujar Suparman, Selasa (9/6/2015).
Rohmadi, penjual nasi pecel di sebelah kios Suparman juga kebagian rejeki. Dia mendapat pesanan 1.050 porsi nasi pecel untuk disediakan pada hari resepsi.
"Hari H dapat pesanan 1.050 pesanan. Namun sejak kemarin untuk petugas keamanan yang makan di warung kami tinggal mencatat saja, nanti ada yang mengurusi sendiri," ujarnya.
Bukan hanya pada tahu kupat dan warung nasi pecel, panitia juga memborong dagangan di warung ayam bakar dan siomay yang bersebelahan.
(mbr/try)











































