Tidak pernah terbayang sebelumnya di pikiran Hanif, rancangan busananya akan dipakai orang nomor satu di Indonesia itu. Hanif dan Doddy pun mengaku hal itu terjadi di luar dugaan mereka.
"Pak Jokowi sebagai presiden pasti punya banyak pilihan (desainer), dan jadi pilihan presiden itu luar biasa. Kita nggal kenal sebelumnya, beberapa kali ketemu di fashion show tapi saat itu beliau masih jadi walikota," cerita desainer lulusan Akademi Seni Desain Indonesia itu saat berbincang dengan Wolipop di butiknya, Chili Kebaya, Jl. RM Said, Solo, Senin (8/6/2015).
Hanif pun menuturkan, ia dan suaminya pernah memiliki impian, suatu saat nanti jika Jokowi mantu, baju pengantin nya yang terpilih untuk dikenakan. Tak disangka, impian desainer spesialis kebaya dan baju pengantin ini akhirnya terwujud. Bahkan dalam skala yang lebih besar.
"Dulu impiannya waktu Jokowi masih jadi walikota. Sekarang malah sudah jadi presiden, luar biasa rasanya," ungkap wanita berusia 37 tahun itu.
Awalnya Hanif hanya diminta untuk membuatkan baju pengantin Gibran dan Selvi. Tiba-tiba ia dan suami mendapat panggilan dari keluarga presiden dan diminta membawakan beberapa contoh pakaian. Begitu dicoba oleh Gibran, Hanif mengatakan kalau Jokowi langsung suka saat melihatnya.
"Contoh pakaian itu dicobakan ke Gibran, Pak Jokowi lihat senang banget. Padahal itu yang coba Gibran bukan beliau," kata Doddy yang juga merupakan manajer Chili Kebaya.
Selain pakaian keluarga untuk resepsi, Jokowi juga akan mengenakan busana rancangan Hanif untuk prosesi siraman. Dijelaskan Hanif, Jokowi akan memakai beskap warna kuning kunyit.
(hst/vid)











































