"Saya ke Taufiq ya. Mumpung lagi di depan Hakim Majelis yang Mulia sama Pak Jaksa, kalau masih ada harta-harta saya sampaikan saja. Masih ada? Yang di Kota Wisata yang dikasih ke Sampeyan, kasih tahu aja," ujar Fuad dengan nada tinggi kepada Taufiq dalam sidang lanjutan di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi Jakarta, Senin (8/6/2015).
Taufiq yang duduk di kursi saksi, tak bisa berbicara banyak. "Nggak tahu saya Pak Haji," jawabnya.
Taufiq memang menjadi perantara penerimaan duit setoran dari PT Media Karya Sentosa (MKS). Duit yang diterima Taufiq ada yang disetor ke bank untuk digunakan sebagai pembayaran uang muka pembelian apartemen Fuad Amin.
Taufiq mengaku 4 kali menerima setoran dari PT MKS dengan masing-masing nominal duit penerimaan Rp 600 juta.
Selain itu Taufiq pernah diminta Fuad membayarkan pembelian mobil Toyota Innova B 1824 TRQ buatan tahun 2013. "Seinget saya cuma bayar-bayar saja. Saya disuruh setor uang ke dealer mobil di daerah Pramuka," ujarnya
Mobil ini diatasnamakan anak Taufiq Ulfa Alwaliyah. Dia tak tahu menahu proses pengatasnamaan ini sebab baru mengetahuinya setelah melihat STNK mobil.
Menurut Taufiq, Fuad juga memiliki Toyota Alphard, Suzuki Swift, Toyota Alphard dan CRV. Ada pula pembelian unit apartemen Sudirman Hill Residence, Apartemen Kuningan City Residence termasuk 4 unit Apartemen Mediterania.
"Saya diperintah mengurus sewa menyewa," sebut Taufiq soal pengelolaan Apartemen Mediterania.
(fdn/vid)











































