Pasca Tsunami, WHO Belum Temukan Wabah Penyakit di Aceh
Jumat, 18 Feb 2005 20:31 WIB
Banda Aceh - World Health Organization (WHO) mengatakan hingga kini belum ditemukan wabah penyakit yang menyerang pengungsi dan penduduk di Aceh pasca tsunami. WHO juga membantah adanya keracunan makanan di kamp pengungsi di Tanah Pasir, Aceh Utara beberapa waktu lalu. Petra Heitkamp dari WHO kepada wartawan dalam konpers lembaga-lembaga PBB di Pendopo Gubernur NAD, Banda Aceh, Jumat (18/2/2005) mengakui beberapa pengungsi di wilayah Aceh menderita Malaria dan Campak. "Tapi sampai saat ini kita belum dapat mengatakan kalau itu wabah atau kejadian yang luar biasa," ungkapnya. Untuk mencegah Malaria dan Demam Berdarah, lanjut Heitkamp, WHO telah membagi-bagikan kelambu kepada para pengungsi. Tujuannya untuk menghindari gigitan nyamuk. WHO juga akan segera melakukan imunisasi Campak tahap kedua. Kegiatan imunisasi akan dilakukan awal Maret 2005. Disinggung dugaan keracunan makanan di kamp pengungsian di Tanah Pasir, Aceh Utara, menurut Heitkamp telah melakukan systemic case-control. Namun. hasilnya tidak ditemukan indikasi adanya kontaminasi mikrobiologi atau racun terhadap makanan khususnya mie instan dan air yang digunakan. "Tapi kita terus melakukan penelitian lebih jauh dalam kasus ini," terangnya.
(rif/)











































