Tim penjaringan dua kubu sudah melakukan seleksi untuk calon kepala daerah. Bila ada dua calon berbeda untuk satu daerah, bagaimana mereka memilih?
Menurut Yorrys dua tim penjaringan calon kepala daerah akan menggelar rapat perdana pada Jumat (12/6/2015) pekan depan. Dalam rapat perdana itulah akan dirumuskan mekanisme atau 'aturan main' penjaringan calon. (baca juga: Yorrys Raweyai Pimpin Tim Penjaringan Pilkada Agung Cs).
Salah satunya adalah apabila ada dua nama yang berbeda untuk satu daerah, maka pemilihan akan ditentukan dengan melihat elektabilitas atau tingkat keterpilihan. Survei tentang tingkat elektabilitas tersebut dilakukan oleh lembaga yang disepakati bersama. "Hasil tingkat elektabilitas dari survei oleh lembaga yang kita sepakati itulah yang dipakai sebagai rujukan," kata Yorrys saat berbincang dengan detikcom, Minggu (7/6/2015).
Yorrys optimistis proses penjaringan calon kepala daerah baik oleh tim Agung mau pun Ical akan berlangsung lancar. Menurut dia dua kubu yang kini masih berebut keabsahan di pengadilan itu sebenarnya sama-sama ingin Golkar ikut pilkada serentak.
Pada 9 Desember tahun ini ada 269 daerah yang akan menggelar pilkada. Pendaftaran calon kepala daerah sendiri akan dibuka pada tanggal 26 Juli sampai 28 Juli 2015. (erd/ndr)











































