Begini Cara Kubu Agung dan Ical Jaring Kader untuk Pilkada Serentak

Begini Cara Kubu Agung dan Ical Jaring Kader untuk Pilkada Serentak

Erwin Dariyanto - detikNews
Minggu, 07 Jun 2015 14:02 WIB
Begini Cara Kubu Agung dan Ical Jaring Kader untuk Pilkada Serentak
Agung dan Ical sepakat islah terbatas. (Foto-Lamhot/detikcom)
Jakarta - Kubu Agung Laksono dan Aburizal Bakrie (Ical) sama-sama sudah membentuk tim penjaringan untuk calon kepala daerah dari Partai Golongan Karya. Tim kubu Agung dipimpin Wakil Ketua Umum Golkar hasil Munas Ancol Yorrys Raweyay, sementara di gerbong Ical dipimpin Mohammad Soleman Hidayat.

Tim penjaringan dua kubu sudah melakukan seleksi untuk calon kepala daerah. Bila ada dua calon berbeda untuk satu daerah, bagaimana mereka memilih?

Menurut Yorrys dua tim penjaringan calon kepala daerah akan menggelar rapat perdana pada Jumat (12/6/2015) pekan depan. Dalam rapat perdana itulah akan dirumuskan mekanisme atau 'aturan main' penjaringan calon. (baca juga: Yorrys Raweyai Pimpin Tim Penjaringan Pilkada Agung Cs).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Salah satunya adalah apabila ada dua nama yang berbeda untuk satu daerah, maka pemilihan akan ditentukan dengan melihat elektabilitas atau tingkat keterpilihan. Survei tentang tingkat elektabilitas tersebut dilakukan oleh lembaga yang disepakati bersama. "Hasil tingkat elektabilitas dari survei oleh lembaga yang kita sepakati itulah yang dipakai sebagai rujukan," kata Yorrys saat berbincang dengan detikcom, Minggu (7/6/2015).

Yorrys optimistis proses penjaringan calon kepala daerah baik oleh tim Agung mau pun Ical akan berlangsung lancar. Menurut dia dua kubu yang kini masih berebut keabsahan di pengadilan itu sebenarnya sama-sama ingin Golkar ikut pilkada serentak.

Pada 9 Desember tahun ini ada 269 daerah yang akan menggelar pilkada. Pendaftaran calon kepala daerah sendiri akan dibuka pada tanggal 26 Juli sampai 28 Juli 2015. (erd/ndr)


Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads