Kabid Humas Polda Riau, AKBP Guntur Aryo Tejo mengungkapkan hal itu kepada wartawan, Sabtu (6/6/2015). Guntur menjelaskan, Sutrisno merupakan warga Desa Kota Bangun, Kecamatan Tapung Hilir, Kampar yang diketahui gantung diri dengan tali plastik tadi siang sekitar pukul 12.00 WIB di kamar mandi.
Orang yang mengetahui kejadian ini pertama kali adalah Soleh (50) yang merupakan ayah kandung Sutrisno.
"Curiga terlalu lama di kamar mandi, orang tuanya memanggil. Namun tak ada jawaban, lantas pintu didobrak. Diketahui korban gantung diri dengan tali plastik," kata Guntur.
Atas peristiwa itu, kata Guntur, pihak keluarga melaporkan ke Polsek Tapung Hilir. Saat polisi tiba di lokasi, posisi korban sudah diturunkan.
Kemudian,personil Polsek melakukan olah TKP dan membawa korban ke Puskesmas untuk dilakukan visum. Dari hasil visum disimpulkan bahwa korban gantung diri.
"Kondisi korban mengeluarkan mani dan kotoran serta didukung alat bukti berupa ikatan di leher sepanjang 41 cm, selain itu tidak ditemukan tanda-tanda bekas kekerasan di tubuh korban. Pihak keluarga tidak menyetujui untuk dilakukan otopsi," kata Guntur.
Dari sejumlah informasi dari pihak keluarga, kata Guntur, diduga korban mengakhiri hidupnya dengan gantung diri karena frustasi ditinggal nikah pacarnya.
"Informasinya seperti itu, kata pihak keluarga korban kecewa pacarnya kawin," tutup Guntur.
(cha/imk)











































