"Tadi saya ke sekolah, di sekolah ternyata dia ini dibilangnya bau dan kumal begitu. Seperti tidak ada yang ngurus," kata Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Yohana Yembise dalam perbincangan dengan detikcom, Sabtu (6/6/2015).
Bahkan pihak sekolah sempat turun tangan melihat kondisi Angeline itu. "Dia pernah dikeramasi di dalam sekolah, karena ya rambutnya kusam itu," ujar Yohana.
Tak hanya itu, Angeline juga dikenal sebagai sosok yang pendiam. Dia juga sering terlihat murung.
"Kepala sekolahnya bilang kalau anak ini psikologisnya tertekan. Dia terlihat tidak sebebas teman-temannya. Ada tekanan batin," ujar Yohana.
Angeline menghilang secara misterius selama tiga pekan. Segenap pihak turun tangan mencari jejak bocah berusia 8 tahun itu mulai dari keluarga, LSM, hingga setingkat menteri.
Angeline hilang dari rumah Ibu angkatnya yang berlokasi di Jalan Sedap Malam No 26, Sanur, Denpasar, Bali, Sabtu 16 Mei 2015. Saat itu Angelina sedang bermain di depan rumah. Sang kakak angkat, Ivon mengungkapkan ciri-ciri adiknya saat menghilang mengenakan baju daster panjang warna biru, sandal warna kuning, rambut di kucir dan badan kurus.
(faj/mad)











































