"Saya tadi jam sembilan pagi ke Denpasar, ke rumah Angeline itu. Tapi di sana ibu dia tidak ada," kata Yohana dalam perbincangan dengan detikcom, Sabtu (6/6/2015).
Yohana ke rumah itu bersama rombongan kementerian dan juga kepolisian dari Polresta Denpasar. Menurut Yohana, pihak Kementerian sejak Jumat kemarin sudah memberitahu keluarga Angeline, bahwa sang menteri akan datang.
"Namun karena pemberitahuan itu. Ibunya malah pergi dari jam 10 malam semalam," kata Yohana.
Yohana pun menyesalkan sikap ibu angkat Angeline ini. Karena sedianya, Yohana hendak berbincang dan mencari tahu mengenai hilangnya Angeline.
"Saya kan jadi curiga ada apa ini, kok tidak mau ditemui," ujar Yohana.
Jumat kemarin, Menteri Yuddy Chrisnandi juga tidak bisa menemui ibu Angeline. Bedanya, Menteri Yuddy ditolak satpam dan gagal masuk, sedangkan Menteri Yohanna diperbolehkan masuk dan mengecek rumah.
Sudah genap 3 minggu, Angeline menghilang bagai di telan bumi. Segenap pihak turun tangan mencari jejak bocah berusia 8 tahun itu mulai dari keluarga, LSM, hingga setingkat menteri.
Angeline hilang dari rumah Ibu angkatnya yang berlokasi di Jalan Sedap Malam No 26, Sanur, Denpasar, Bali, Sabtu 16 Mei 2015. Sang kakak angkat, Ivon mengungkapkan ciri-ciri adiknya saat menghilang mengenakan baju daster panjang warna biru, sandal warna kuning, rambut di kucir dan badan kurus. Ivon berharap Angeline segera ditemukan.
(faj/mad)











































