"Tadi malam diadakan penjangkauan malam hari. Hasilnya 5 orang PSK dijaring di kawasan sekitar Blok M, tepatnya di Jalan Falatehan, Taman Ayodya, dan lintasan Melawai," ujar Kepala Sudinsos Jaksel, Kismoyo, dalam keterangannya, Sabtu (6/6/2015).
PSK yang berhasil terjaring dalam razia ini, lanjut Kismoyo, akan diserahkan ke Panti Sosial Bina Insan (PSBI) 2 Cipayung, Jakarta Timur, untuk mendapatkan pembinaan.
"Setelah itu mereka dirujuk ke PSKW Kedoya untuk mendapatkan pembekalan hidup berupa pelatihan keterampilan selama 6 bulan," jelasnya.
PMKS yang kerap kali menjamur jelang bulan Ramadan merupakan pemandangan umum di Jakarta. Untuk daerah Jakarta Selatan sendiri, tahun 2014 lalu, Dinsos Jaksel telah memulangkan ratusan PMKS yang 'hijrah' sementara demi meraup rupiah dari para dermawan.
"Pengalaman dari tahun ke tahun, Jakarta selalu kebanjiran PMKS begitu Ramadan tiba, hingga menjelang lebaran. Untuk memberikan rasa aman kepada masyarakat, Sudinsos Jaksel mengadakan penjagaan titik-titik rawan PMKS dan patroli setiap hari," kata Kismoyo.
"Untuk penjangkauan malam hari Sudinsos Jaksel bekerjasama dengan Pol PP dan kepolisian," pungkasnya.
(rii/bar)











































