Tokoh Besar, Sosok Sukarno Harus Dilihat Secara Proporsional

Tokoh Besar, Sosok Sukarno Harus Dilihat Secara Proporsional

Muhammad Taufiqqurahman - detikNews
Sabtu, 06 Jun 2015 12:52 WIB
Tokoh Besar, Sosok Sukarno Harus Dilihat Secara Proporsional
Jakarta - Sosok Presiden pertama RI Sukarno kembali ramai dibicarakan terkait soal tempat kelahirannya yang berasal dari Surabaya bukan dari Blitar. Namun pengamat militer Salim Said meminta sosok 'Sang Putra Fajar' dilihat secara proporsional.

"Dia memang orang besar tetapi jangan dikultuskan," ujar Salim dalam diskusi 'Bung Karno Lahir Dimana?: Bagaimana Kita Memperlakukan Sejarah', di Menteng, Jakarta Pusat, Sabtu (6/6/2015).

Salim mengatakan Sukarno bukanlah manusia sempurna karena juga memiliki beberapa kesalahan. Sosok Sukarno harus dilihat secara kritis.

"Contohnya soal Gestapu dan PKI. Itu adalah kesalahan fatal," kata Said.

"Soekarno was a great man, tapi jangan mendewakan Bung Karno, orang-orang harus tahu mana saja jasa-jasa bung karno," tambahnya.

Salim menyebut Sukarno sebagai bapak Bangsa dan juga seorang aktivis yang melahirkan sistem parlementer sehingga berujung pada gerakan Gestapu. Krisis politik parlementer yang dilakukan Sukarno membuat PKI mengambil kesempatan dalam situsi politik saat itu.

"Masyarakat harus memilah informasi sejarah Sukarno dengan baik sehinga tidak dikultuskan," ucapnya.

(fiq/faj)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads