"Pontianak ini akan dijadikan pilot project untuk kota wisata berbasis sungai," ujar Andrinof di Bandara Supadio, Pontianak, Sabtu (6/6/2015).
Andrinof mengatakan, ada banyak kota yang memiliki potensi wisata tepian sungai seperti di Jambi, Palembang, Bandung, Jakarta. Tetapi Andrinof ingin Pontianak dijadikan proyek percontohan.
"Daripada kita kerjain semuanya sedikit-sedikit tapi enggak jadi, mending kita fokus satu dulu. Saya rasa 3 tahun lagi sudah ada perubahan, tapi untuk hasil maksimal butuh 5 tahun," ucapnya.
Revitalisasi tepian sungai Kapuas menurut Andrinof bisa memakan waktu 5 tahun. Tetapi, Andrinof menjanjikan dalam waktu 3 tahun ke depan tepian Pontianak akan berubah lebih baik dari sekarang.
Untuk mewujudkan itu, Andrinof juga sudah berpikir cara merelokasi warga bantaran sungai Kapuas. Salah satunya ialah mendukung program Pemkot Pontianak membangun rusun yang akan ditempati warga bantaran Kapuas.
"Nantinya di Kapuas ini akan ada kawasan wisata, kawasan jasa, kawasan perdagangan," pungkasnya.
(rvk/bar)











































