"Bahwa Ekspedisi NKRI ini dilaksanakan di 3 korwil yaitu Bali, Nusa Tenggara Barat dan Nusa Tenggara Timur serta 8 Subkorwil di Karangasem, Lombok Timur, Sumbawa, Bima, Sumba Barat Daya, Ende, Alor dan Belu," ucap Wakasad Letjen TNI M Munir saat membacakan amanat saat penutupan di Labuan Bajo, Sabtu (6/6/2015).
Munir menyebut banyak temuan yang didapat dari berbagai bidang di lokasi-lokasi ekspedisi tersebut. Dari segi militer, tim menjelajah sejumlah drop zone, helipad serta pantai untuk pendaratan tim amfibi.
"Diperoleh 880 temuan di bidang Kehutanan, 2.066 flora, 2.149 fauna, diantaranya merupakan spesies langka. Lalu 494 di bidang geologi, ย 647 potensi bencana dan 2.312 di bidang sosial budaya. Diharapkan temuan ini dapat segera ditindaklanjuti dan dimanfaatkan," kata Munir.
Sayangnya Munir tidak menyebutkan temuan apa saja yang paling menonjol yang diperoleh oleh tim. Di lokasi sendiri ada laboratorium yang menunjukkan beberapa temuan yang dianggap menarik.
Amanat itu sejatinya dibacakan oleh Kepala Staf Angkatan Darat (Kasad) Jenderal Gatot Nurmantyo. Namun Gatot berhalangan sehingga digantikan oleh wakilnya.
โ"Selain itu ada kegiatan karya bakti dan bakti sosial, tim antara lain membantu mengatasi kesulitan masyarakat dan terjun langsung," kata Munir.
(dha/fdn)











































