Penyerahan penghargaan dilangsungkan di Istana Bogor, Jumat (5/6/2015) yang dihadiri langsung oleh Presiden Jokowi. Penghargaan Adiwiyata Mandiri diterima langsung oleh Kepala Sekolah SD Negeri Lawang Gintung 2, Herlina dan Kepsek SMP Negeri 6 Bogor, Ajeng Sri Sugiarti.
Sementara itu di lokasi acara, Wali Kota Bogor, Bima Arya menyampaikan rasa syukurnya atas prestasi ke dua sekolah. Bima Arya menyebut ini salah satu kado istimewa Hari Jadi Bogor tahun ini.
"Saya merasakan kesadaran lingkungan meningkat, utamanya pada anak-anak muda di Bogor" ujarnya.
Sementara itu Herlina menuturkan keberhasilan SD Lawang Gintung 2 meraih Adiwiyata Mandiri buah dari pembelajaran berbasis lingkungan penghijauan.
βKami sangat bersyukur dengan prestasi ini. Salah satu yang kami lakukan adalah sampah dikelola atau didaur ulang. Sampah yang mudah didaur akan dijadikan pupuk dan sampah yang tidak dapat dikelola akan didaur ulang untuk hasilnya dijual dan dari penjualan tersebut akan dipergunakan lagi untuk kegiatan-kegiatan lingkungan," terangnya.
Selain itu, sambung Herlina, SDN Lawang Gintung 2 juga mempunyai bank sampah yang menampung sampah-sampah dikumpulkan dari orang tua murid untuk dikelola.
Sedangkan Sugiarti, menyebut kebahagian meraih predikat sebagai Sekolah Adiwiyata Mandiri dirasakan seluruh keluarga besar SMP Negeri 6 Bogor.
"Alhamdulilah selama ini, kami terus secara konsisten mengajak para siswa untuk membiasakan membuang sampah pada tempatnya, menanam dan memelihara tanaman sendiri, membuat lubang resapan biopori, membuat kompos, dan mengumpulkan minyak jelantah," tuturnya.
Program Adiwiyata adalah salah satu program Kementrian Negara Lingkungan Hidup dalam rangka mendorong terciptanya pengetahuan dan keasadaran warga sekolah dalam upaya pelestarian lingkungan hidup.
(fdn/fdn)











































