"Pukul 16.00 WITA terjadi ledakan yang diperkirakan adanya rangkaian selang BBM pecah, sehingga terjadi ledakan dan mengakibatkan beberapa orang korban luka," ujar Kepala Kesbangpol (Kesatuan Bangsa dan Politik) Provinsi NTB, Lalu Bayu Windia, kepada detikcom, Jumat (5/6/2015) malam.
Penumpang yang selamat untuk sementara ditampung di Dermaga Senggigi. Mereka akan diidentifikasi dari pihak Polsek Senggigi dan Polisi Perairan setempat untuk kepentingan penyelidikan lebih lanjut. Sementara itu Tim SAR Mataram menyebut kapal tidak meledak melainkan terjadi korsleting di bagian mesin.
"Mesin nggak meledak. Hanya korsleting di bagian mesin, nahkoda langsung mematikan mesin kapal agar tidak ada risiko kebakaran," kata petugas SAR Mataram Teguh Prayitno saat dikonfirmasi, hari ini.
Menurut Teguh, laporan kerusakan mesin diterimanya sekitar pukul 14.20 WITA dari Syahbandar Senggigi. Penumpang yang kebanyakan wisatawan asing, lanjutnya, tidak dievakuasi ke kapal lain. Mereka tetap berada di kapal saat ditarik oleh kapal lain Wahana 3.
Informasi dari Pemprov NTB, sedikitnya ada 25 wisatawan yang mengalami luka dan dilarikan ke RSUD Provinsi NTB untuk mendapat pengobatan.
(aws/fdn)











































