Soal Tanda Palang Misterius
Polda Bali: Believe it or Not
Jumat, 18 Feb 2005 17:09 WIB
Denpasar - Kepolisian Daerah (Polda) Propinsi Bali menyerahkan kasus munculnya tanda palang misterius (dikenal dengan tapak dara-red) kepada masyarakat sepenuhnya untuk menyikapi fenomena ini. Karena ini terkait dengan masalah keyakinan. Believe it or not.Hal ini disampaikan Kabid Humas Polda Bali, Kombes Pol AS Remiban ketika dihubungi detikcom melalui sambungan telepon seluler, Jumat (18/2/2005)."Kita melihat kasus ini secara umum, pendapat masyarakat mengenai kasus ini sangat beragam, karena ini menyangkut keyakinan. Kita menyerahkan kepada masyarakat untuk believe it or not," jelas Remiban. Kabid Humas Polda Bali ini mengaku sampai saat ini pihaknya belum menerima laporan resmi dari masyarakat terkait dengan fenomena tersebut. Polisi belum melihat adanya tindak kekerasan dalam fenomena ini. Remiban menilai kasus ini tidak terlalu meresahkan dari segi kriminalitas. "Kita menangkap berbagai pendapat yang berbeda dari masyarakat. Tetapi pada umumnya, kasus ini sebagai tanda agar masyarakat melakukan ketakwaan," imbuhnya. Namun pihaknya tetap melakukan penyelidikan. Dari laporan intelijenm kata Remiban, belum ada laporan bahwa itu dibuat oleh orang iseng. "Kita akan melakukan penyelidikan, apakah ada unsur kesengajaan atau tidak," tambahnya.
(jon/)











































