"Total kerugian itu berbeda-beda ada yang Rp 28 juta ada yang Rp 40 juta, yang jelas mencapai puluhan juta," ujar Kapolres Bekasi Kota, Kombes Daniel Bolly Tifaona saat dihubungi wartawan, Jumat (5/6/2015).
Saat beraksi, pelaku seperti terekam CCTV, menodongkan senjata kepada petugas minimarket. Setelahnya mereka menggasak isi brankas. "Yang jelas dia menodongkan senjata api seperti revoler, nanti akan kita dalami lebih lanjut," sambungnya.
Daniel mengigatkan para pemilik minimarket meningkatkan sistem keamanan internal karena aksi kriminalitas diyakini meningkat pada bulan ramadan.
"Kita imbau bagi minimarket yang beroperasi 24 jam dalam waktu satu bulan ini setidaknya dikurangi dulu jam operasinya. Sehingga tidak memancing aksi kriminal," ujar Daniel.
(edo/fdn)










































