Ketua DPR Setya Novanto berharap nama calon Panglima TNI sudah diajukan setelah Presiden Jokowi menggelar acara resepsi pernikahan anaknya di Solo, Kamis pekan depan.
"Tentu Presiden mempunyai jadwal evaluasi. Evaluasi ini kita tunggu, tapi ini sepertinya setelah acara Presiden di Solo mudah-mudahan bisa ada titik terang," kata Ketua DPR Setya Novanto di Gedung DPR, Jumat (5/6/2015).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Soal Panglima TNI, Novanto menyerahkan sepenuhnya masalah pengganti Moeldoko ke Jokowi. Tugas DPR adalah mempertimbangkan syarat administratif dengan hasil menerima atau menolak.
"Dan pada akhirnya akan diseleksi oleh DPR. Dimana pada akhirnya nanti menerima atau menolak apabila itu ada persyaratan administratif. Kita serahkan mekanismenya kepada presiden," tutur Novanto.
Sampai hari ini, belum ada nama calon panglima yang diajukan Jokowi ke DPR. Ke depan, DPR akan menghargai siapapun nama yang ditunjuk Jokowi.
"Sampai sekarang belum ada namanya. Kita akan menghargai apa yang diputuskan Presiden," kata dia. (dnu/erd)











































