Setiap pekan, tepatnya di hari Jumat, teknokrat yang menimba ilmu di Jerman tersebut, mendatangi makam Ainun. Bahkan Joko sampai ingat kalimat doa yang selalu diucapkan oleh pria berusia 78 tahun tersebut.
"Sementara di dunia ini nggak bisa menyatu, tapi nanti yakin di sana akan menyatu lagi. Syair-syair dibacakan, terjemahan doa dibacakan, doa dari hatinya," cerita Joko saat berbincang dengan detikcom di TMP Kalibata, Jumat (5/6/2015).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Habibie juga kerap membawa bunga melati. Tak lupa, presiden ke-3 RI itu membawa kendi untuk istri tercinta.
"Bapak selalu senyum kalau ada pengunjung lain, ditanyain dari mana. Mungkin pikirannya senang ada yang bantu doakan. Mungkin karena baru ini ada ibu negara yang dimakamkan di sini," terang pria yang sudah bekerja selama 11 tahun ini.
(ear/mad)











































