Mahathir: AS akan Gunakan Israel untuk Menyerang Iran
Jumat, 18 Feb 2005 16:06 WIB
Jakarta -
Meski sudah pensiun dari jabatan pentingnya, mantan Perdana Menteri (PM) Malaysia Mahathir Mohamad tidak kehilangan kata-kata pedasnya terhadap Amerika Serikat. Mahathir mencetuskan bahwa AS mungkin akan menggunakan Israel sebagai alat untuk melancarkan serangan terhadap Iran, dengan menargetkan fasilitas nuklirnya.Demikian seperti dikutip kantor berita resmi Malaysia, Bernama dan dilansir Aljazeera, Jumat (18/2/2005). Dikatakan mantan pemimpin negeri Jiran itu, ia yakin bahwa AS akan memanfaatkan Israel untuk mengebom fasilitas-fasilitas nuklir Iran. Persis seperti apa yang terjadi di Irak ketika Israel membombardir negeri itu sebelum AS melancarkan perang berskala besarnya.Mengenai masalah Iran, menurut Mahathir, Washington akan menyerang Iran karena negara itu tidak memiliki senjata pemusnah massal. Sama seperti Irak yang tidak memiliki senjata pemusnah massal. "Mereka menyerang Irak karena mereka tahu bahwa Irak tidak punya senjata pemusnah massal," ujar Mahathir kepada wartawan di Kuala Lumpur.Soal Korea Utara (Korut), Mahathir yakin bahwa AS tidak akan menyerang negeri komunis itu. "Korea Utara, agendanya berbeda. Itu bukan cuma soal senjata pemusnah massal, ada pula unsur kebencian terhadap Muslim. Ada unsur agama dalam hal ini. Jika itu non-Muslim, AS tidak akan menyerang," kata Mahathir.Diimbuhkan Mahathir, pemerintah AS akan lebih hati-hati dalam menangani isu nuklir Korut. Pasalnya, dikhawatirkan adanya pembalasan dari Korut yang memiliki senjata pemusnah massal itu.
(ita/)
Anda menyukai artikel ini
Artikel disimpan










































